Senin, 20 Februari 2012
Siap-siap, Pelek Motor Harus SNI
14.11 | Diposting oleh
Mraz |
Edit Entri
Setelah tahun lalu dihebohkan dengan kampanye Standar Nasional Indonesia (SNI) helm yang digunakan pengendara dan beredar di Indonesia, kini pemerintah akan kembali memperluas cakupan SNI. Kali ini giliran pelek yang akan diberi label SNI.
Dalam dokumen Kementerian Perindustrian yang diperoleh Senin (20/2/2012) diketahui Kemenperin tengah menggodok rencana menerapkan SNI di pelek motor yang beredar di Indonesia.
Penerapan standar SNI di pelek motor ini merupakan langkah lanjutan dari penerapan standar yang sapa pada helm dan ban motor. Seperti diketahui, kedua hal yang hubungannya erat dengan motor itu memang sudah menerapkan standar nasional Indonesia.
Untuk pelek, nomor kode SNI sebenarnya sudah didapat semenjak tahun 2008 silam dengan nomor kode 4658:2008.
Belum dipaparkan secara jelas alasan pemerintah menerapkan hal tersebut apakah untuk menstandarkan industri sepeda motor di Indonesia ataukah menyangkut keselamatan. Sebab diketahui kalau di pasaran banyak beredar pelek-pelek yang secara ukuran tidak proporsional dengan motor yang beredar di pasaran.
Ada beberapa pelek aftermarket yang beredar memang tergolong tidak aman seperti pelek dengan lebar yang terlalu kecil atau sering disebut pelek cacing.
Dalam dokumen Kementerian Perindustrian yang diperoleh Senin (20/2/2012) diketahui Kemenperin tengah menggodok rencana menerapkan SNI di pelek motor yang beredar di Indonesia.
Penerapan standar SNI di pelek motor ini merupakan langkah lanjutan dari penerapan standar yang sapa pada helm dan ban motor. Seperti diketahui, kedua hal yang hubungannya erat dengan motor itu memang sudah menerapkan standar nasional Indonesia.
Untuk pelek, nomor kode SNI sebenarnya sudah didapat semenjak tahun 2008 silam dengan nomor kode 4658:2008.
Belum dipaparkan secara jelas alasan pemerintah menerapkan hal tersebut apakah untuk menstandarkan industri sepeda motor di Indonesia ataukah menyangkut keselamatan. Sebab diketahui kalau di pasaran banyak beredar pelek-pelek yang secara ukuran tidak proporsional dengan motor yang beredar di pasaran.
Ada beberapa pelek aftermarket yang beredar memang tergolong tidak aman seperti pelek dengan lebar yang terlalu kecil atau sering disebut pelek cacing.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tulisan Populer
- Cinta Maia Estianty Terganjal Ahmad Dhani?
- Info Menarik – Kontroversi Mas Kawin Menggunakan Seperangkat Alat
- 331 Siswa Tak Lulus UN SMA/MA/SMK
- Daftar Lengkap Transfer Tiga Raksasa Spanyol Musim Ini
- Empat Fakta Seputar Kafein
- Motor MotoGP Terbaik Pilihan Rossi
- Fergie Balas Kritikan Keane
- Sejarah Surkuit Sentul
- Rossi Beberkan Kelemahan Motor Ducati
- Es Cendol Asli Indonesia Masuk Kategori Minuman Terbaik Di Dunia
Blog Archive
-
▼
2012
(199)
-
▼
Februari
(49)
- Asteroid Besar Mungkin Tabrak Bumi pada 2040
- Konser di Jakarta, Sum 41 Minta Makanan Organik
- Gara-gara Tweet, Tiga Pesepakbola Didenda FA
- Yahoo Klaim Facebook Langgar Paten Teknologinya
- Jalan Panjang Google Bangun Kantor di Indonesia
- Rudy Ramawy Ditunjuk Jadi Bos Google Indonesia
- Hujan Lebat Selingi Tes Sepang
- Jolie-Pitt Bikin Wahana Permainan Sendiri untuk An...
- Besok, Majalah PSM Hadir di Makassar
- Daftar 10 negara terkorup di Dunia 2012
- Suatu Hari, Everest Takkan Bisa Didaki lagi
- Berdekatan, Lokasi Data Center Apple dan Facebook
- Mereka yang Berjaya di Panggung Oscar
- WikiLeaks Ancam Publikasikan Email Rahasia Pemerin...
- Lewati Drama Adu Penalti, Liverpool Menangi Piala ...
- Gol Telat Giggs Menangkan MU
- KETIKA BLACKBERRY SUDAH MENGENDALIKAN HIDUP ANDA
- Tifatul: Kenapa Koneksi Kita "Lemot"?
- Pria Ini Rela Dijepit Demi Seribu Retweet
- Twitter Semakin Dekat dengan 500 Juta Anggota
- Perang Panas Apple dan iPAD di Pengadilan
- Ranieri di Bibir Jurang
- Api Padam, Aparat Kepolisian dan TNI Akan Terobos ...
- Ada Perintah Tembak di Tempat
- Napi Mengamuk, Lapas Kerobokan Dibakar
- Kiper MU Kuszczak Bergabung ke Watford
- Ancaman via Email Kembali Marak
- CEO Facebook Terpikat Pinterest
- Jejaring Sosial Pinterest Berhasil Pikat Wanita
- Siap-siap, Pelek Motor Harus SNI
- Sent from BlackBerry® on 3
- Tiru Twitter, Facebook Beri 'Verifed' Akun Asli
- Susupi Facebook, Pelajar Terancam 8 Bulan Bui
- Hancurkan Santander, Madrid Semakin Menjauh
- Hantam Catania, Juve Capolista Lagi
- Hasil First Leg Babak 32-Besar Europa League
- Awas! Jangan Buka Link Otopsi Whitney di Facebook
- Angry Birds Akhirnya 'Mendarat' di Facebook
- Leverkusen Siapkan Dua Taktik Hadapi Barcelona
- Real Madrid Klub Terkaya Dunia
- Jason Mraz Tantang Pengguna Instagram
- Twitwar Terjadi Antara Rossi dan Honda
- Fenomena Kepribadian Ganda di Twitter
- Seorang Bocah Temukan "Kelalaian" Apple, Facebook,...
- Curhat di Facebook Berpotensi Akan Dijauhi Teman
- Twitter Ancaman Terkuat Facebook di Indonesia
- Lihat Siapa yang `Unfriend` Anda di Facebook
- Indonesia Pengguna Twitter Terbesar Kelima Dunia
- Motor Baru Ducati Puaskan Rossi
-
▼
Februari
(49)
Jumlah Pengunjung
Label
- artist (8)
- bercinta (1)
- berita artist mancanegara (14)
- berita bola (35)
- berita mancanegara (2)
- Fakta (1)
- film (2)
- infotainment (4)
- kesehatan (6)
- MOTO GP (46)
- Music (2)
- news. (9)
- perawatan tubuh (2)
- Teknologi (16)
- tips (2)
0 komentar:
Posting Komentar