Perang Panas Apple dan iPAD di Pengadilan
Apple saat ini sedang menghadapi serangan dari Proview Technology, sebuah perusahaan China yang menyatakan mendaftarkan merek iPad pada 2001. Kemudian Apple mengakui telah membeli hak nama iPad, dari sebuah perusahaan Taiwan yang berafiliasi dengan Proview. Tapi Proview menyatakan masih menjadi pemilik dari nama iPad di China.
Pengacara Proview, Xie Xianghui berargumen bahwa penjualan mereka dagang iPad untuk Apple oleh afiliasi Taiwan pada 2009 itu tidak sah. "Apple tidak memiliki hak untuk menjual iPad dengan nama itu," ujar Xie, seperti dikutip dari Telegraph, Kamis (23/2/2012).
Sebagai bukti di pengadilan, Proview menghadirkan sebuah komputer datar tipis yang dikemas dalam sebuah kotak kardus dan mengatakan bahwa itu adalah 'iPAD'.
Tak mau terima dengan pernyataan Xie, Apple membalasnya dengan mengatakan bahwa Proview telah melanggar kontrak penjualan dengan tidak mengalihkan hak merek dagang di China. Perusahaan besutan Steve Jobs itu juga mengklaim, Proview tidak memasarkan iPAD-nya sendiri selama beberapa tahun, sehingga kemungkinan menyangkal klaim untuk merek dagang itu.
Persidangan soal merek dagang ini memang berlangsung 'sengit', dan akibatnya terpaksa ditunda karena sidang yang berlangsung selama 4 jam itu tidak terkontrol. Hakim bahkan berulang kali mengingatkan kedua belah pihak untuk mematuhi protokol pengadilan, karena saat itu mereka sedang berada di ruang sidang.
Sidang yang ditunda ini merupakan tindak lanjut oleh pihak berwenang pada pekan lalu, yang dilaporkan menyita iPad milik Apple dari pengecer di empat kota di China. Bahkan Proview menyatakan akan meminta larangan impor dan ekspor tablet itu, sehingga bisa mengganggu pasokan global karena iPad diproduksi di China.
Apple pun tampak memberikan pernyataan tajam terhadap kehadiran Proview. "Mereka tidak memiliki pasar, tidak ada penjualan, tidak ada pelanggan. Mereka tidak ada. iPad sangat populer, sehingga harus mempertimbangkan kepentingan publik juga" kata pengacara Apple tentang Proview, Qu Miao.
Pertimbangan Apple pun dikatakan tidak relevan oleh pihak Proview. "Apakah orang akan kelaparan karena Anda tidak bisa menjual iPad di China, bukan ini masalahnya. Pengadilan harus memerintahkan sesuai dengan hukum, apakah Anda harus menjual produk? Apa tidak bisa menjualnya dengan menggunakan nama yang berbeda," jawab Xie tentang pertimbangan yang disampaikan Apple.
Maka jika tidak ada keputusan akhir yang dibuat pengadilan, Xie mengatakan kedua belah pihak bisa duduk bersama atau musyawarah dan mencapai penyelesaian di luar pengadilan.
Tulisan Populer
- Cinta Maia Estianty Terganjal Ahmad Dhani?
- Info Menarik – Kontroversi Mas Kawin Menggunakan Seperangkat Alat
- 331 Siswa Tak Lulus UN SMA/MA/SMK
- Daftar Lengkap Transfer Tiga Raksasa Spanyol Musim Ini
- Empat Fakta Seputar Kafein
- Motor MotoGP Terbaik Pilihan Rossi
- Fergie Balas Kritikan Keane
- Sejarah Surkuit Sentul
- Rossi Beberkan Kelemahan Motor Ducati
- Es Cendol Asli Indonesia Masuk Kategori Minuman Terbaik Di Dunia
Blog Archive
-
▼
2012
(199)
-
▼
Februari
(49)
- Asteroid Besar Mungkin Tabrak Bumi pada 2040
- Konser di Jakarta, Sum 41 Minta Makanan Organik
- Gara-gara Tweet, Tiga Pesepakbola Didenda FA
- Yahoo Klaim Facebook Langgar Paten Teknologinya
- Jalan Panjang Google Bangun Kantor di Indonesia
- Rudy Ramawy Ditunjuk Jadi Bos Google Indonesia
- Hujan Lebat Selingi Tes Sepang
- Jolie-Pitt Bikin Wahana Permainan Sendiri untuk An...
- Besok, Majalah PSM Hadir di Makassar
- Daftar 10 negara terkorup di Dunia 2012
- Suatu Hari, Everest Takkan Bisa Didaki lagi
- Berdekatan, Lokasi Data Center Apple dan Facebook
- Mereka yang Berjaya di Panggung Oscar
- WikiLeaks Ancam Publikasikan Email Rahasia Pemerin...
- Lewati Drama Adu Penalti, Liverpool Menangi Piala ...
- Gol Telat Giggs Menangkan MU
- KETIKA BLACKBERRY SUDAH MENGENDALIKAN HIDUP ANDA
- Tifatul: Kenapa Koneksi Kita "Lemot"?
- Pria Ini Rela Dijepit Demi Seribu Retweet
- Twitter Semakin Dekat dengan 500 Juta Anggota
- Perang Panas Apple dan iPAD di Pengadilan
- Ranieri di Bibir Jurang
- Api Padam, Aparat Kepolisian dan TNI Akan Terobos ...
- Ada Perintah Tembak di Tempat
- Napi Mengamuk, Lapas Kerobokan Dibakar
- Kiper MU Kuszczak Bergabung ke Watford
- Ancaman via Email Kembali Marak
- CEO Facebook Terpikat Pinterest
- Jejaring Sosial Pinterest Berhasil Pikat Wanita
- Siap-siap, Pelek Motor Harus SNI
- Sent from BlackBerry® on 3
- Tiru Twitter, Facebook Beri 'Verifed' Akun Asli
- Susupi Facebook, Pelajar Terancam 8 Bulan Bui
- Hancurkan Santander, Madrid Semakin Menjauh
- Hantam Catania, Juve Capolista Lagi
- Hasil First Leg Babak 32-Besar Europa League
- Awas! Jangan Buka Link Otopsi Whitney di Facebook
- Angry Birds Akhirnya 'Mendarat' di Facebook
- Leverkusen Siapkan Dua Taktik Hadapi Barcelona
- Real Madrid Klub Terkaya Dunia
- Jason Mraz Tantang Pengguna Instagram
- Twitwar Terjadi Antara Rossi dan Honda
- Fenomena Kepribadian Ganda di Twitter
- Seorang Bocah Temukan "Kelalaian" Apple, Facebook,...
- Curhat di Facebook Berpotensi Akan Dijauhi Teman
- Twitter Ancaman Terkuat Facebook di Indonesia
- Lihat Siapa yang `Unfriend` Anda di Facebook
- Indonesia Pengguna Twitter Terbesar Kelima Dunia
- Motor Baru Ducati Puaskan Rossi
-
▼
Februari
(49)
Jumlah Pengunjung
Label
- artist (8)
- bercinta (1)
- berita artist mancanegara (14)
- berita bola (35)
- berita mancanegara (2)
- Fakta (1)
- film (2)
- infotainment (4)
- kesehatan (6)
- MOTO GP (46)
- Music (2)
- news. (9)
- perawatan tubuh (2)
- Teknologi (16)
- tips (2)
0 komentar:
Posting Komentar