Selasa, 20 September 2011

postheadericon Hanya Nasib Sial yang Bisa Halangi Stoner Juara Dunia

Perjalanan Casey Stoner menuju tangga juara dunia MotoGP 2011 bakal semakin ringan. Kemenangan di Sirkuit Motorland Aragon, Minggu (18/9/11), membuat pebalap Repsol Honda ini bisa menjauh lagi dari kejaran rival terdekatnya yang juga berstatus juara bertahan, Jorge Lorenzo. Sampai dengan seri ke-14, Stoner, yang baru saja mempersembahkan kemenangan ke-100 bagi Repsol Honda di kelas premier, unggul 44 poin atas pebalap Yamaha itu.

Secara matematis, posisi pebalap Australia ini belum aman. Pasalnya, dengan sisa empat seri lagi (Jepang, Australia, Malaysia, Valencia), Lorenzo masih punya peluang untuk mengejar lantaran masih ada total 100 poin yang diperebutkan.

Akan tetapi, melihat dominasi Stoner sejak awal musim 2011 ini, sulit bagi Lorenzo untuk memupus ambisi juara dunia 2007 tersebut merengkuh gelar juara dunia untuk kedua kalinya sepanjang karier di arena MotoGP. Fakta menunjukkan bahwa Stoner tampil sangat konsisten sejak kualifikasi hingga balapan.

Kecuali seri kedua di Jerez (gagal finis karena bersenggolan dengan Valentino Rossi), mantan pebalap Ducati ini selalu naik podium dengan total delapan kali menjadi juara. Dia juga membukukan sembilan pole position.

Nah, dengan performanya yang ciamik dan didukung motor yang sempurna, rasanya sulit bagi Lorenzo untuk menghadangnya. Nyaris mustahil jika mengharapkan Stoner gagal total di empat seri pamungkas. Hanya nasib sial yang bisa memupus harapan Stoner.

Memang, pekerjaan Stoner untuk merebut mahkota juara Lorenzo terbilang semakin ringan—hanya Lorenzo yang menjadi pesaing—karena Andrea Dovizioso, yang kini berada di peringkat tiga klasemen sementara, sudah terlempar setelah gagal finis di Aragon. Dengan keunggulan 44 poin, dia sebenarnya tak perlu all-out di empat seri terakhir karena hanya perlu tampil konsisten untuk meraih angka. Sebaliknya, Lorenzo dituntut untuk selalu memang.

Ya, Lorenzo tak punya pilihan jika ingin mempertahankan gelar. Pebalap Spanyol ini wajib memenangi empat seri terakhir sambil berharap Stoner gagal total.

Namun, melihat perjalanan mereka sejak awal musim, Stoner pantas menjadi favorit utama. Apalagi, dia masih memiliki satu modal besar ketika balapan berlangsung di Sirkuit Phillip Island, Australia, 6 Oktober mendatang. Bukan rahasia lagi bahwa Stoner sangat tangguh jika tampil di hadapan publik sendiri sehingga wajar jika GP Australia diprediksi akan menjadi miliknya.

- Klasemen sementara pebalap

Casey Stoner            Repsol Honda Team            284
Jorge Lorenzo          Yamaha Factory Racing      240
Andrea Dovizioso    Repsol Honda Team            185
Dani Pedrosa            Repsol Honda Team            170
Ben Spies                  Yamaha Factory Racing       146
Valentino Rossi        Ducati Marlboro Team         139
Nicky Hayden           Ducati Marlboro Team         114
Marco Simoncelli    San Carlo Honda Gresini      106
Colin Edwards          Monster Yamaha Tech 3         90
Hiroshi Aoyama     San Carlo Honda Gresini       87
Hector Barbera       Mapfre Aspar Team                77
Alvaro Bautista       Rizla Suzuki MotoGP             67
Cal Crutchlow         Monster Yamaha Tech 3         52
Karel Abraham        Cardion AB Motoracing        50
Toni Elias                 LCR Honda MotoGP             47
Randy de Puniet      Pramac Racing Team              33
Loris Capirossi       Pramac Racing Team              29
John Hopkins           Rizla Suzuki MotoGP             6
Kousuke Akiyoshi   San Carlo Honda Gresini        3
- Klasemen sementara tim 2011

Repsol Honda Team              418
Yamaha Factory Racing        386
Ducati Marlboro Team         253
San Carlo Honda Gresini     188
Monster Yamaha Tech 3       142
Mapfre Aspar Team               77
Rizla Suzuki MotoGP            73
Pramac Racing Team              62
Cardion AB Motoracing        50
LCR Honda MotoGP            47
- Klasemen sementara konstruktor

Honda          330
Yamaha       274
Ducati         153
Suzuki           73

0 komentar:

Blog Archive

Jumlah Pengunjung