Sabtu, 23 Juli 2011
Kejanggalan Video Wawancara Nazaruddin dan Iwan Piliang
23.11 | Diposting oleh
Mraz |
Edit Entri
M Nazaruddin berani tampil saat diwawancarai oleh aktivis media sosial Iwan Piliang. Namun, ada sejumlah kejanggalan yang muncul dari rekaman yang diputar oleh Metro TV tersebut. Apa saja?
Pakar telematika dari UIN Abimanyu 'Abah' Wachjoewidaja melakukan analisis terhadap video wawancara tersebut. Hasilnya, ada enam kejanggalan yang ditemukan. Terutama tentang kepastian lokasi Nazaruddin.
"Dengan hanya melihat tayangan Video Chat tersebut ada beberapa hal yang bisa kita duga, misal pembuktian bahwa dia benar-benar masih hidup saat ini, terbukti bisa melakukan conf-call secara live," kata Abah lewat surat elektronik Sabtu (23/7/2011).
Abah juga menduga, Nazaruddin berada di tempat yang tidak dekat Indonesia misal dibuktikan dengan topi yang berkesan topi di Amerika Latin. Lalu, Nazaruddin berada pada negara yang mempunyai satuan waktu yang jauh berbeda. Di rumah Iwan terlihat gelap, sedang di tempat Nazaruddin terang.
"Dan ini sengaja dikondisikan secara jeli, tau kenapa? Perhatikan video awal, kameraman ditempat Iwan sengaja memutar kamera ke sekeliling meja dan melewati jendela. Pelaku sangat amat tahu bahwa praktisi digital forensic pasti akan memperhatikan semua sudut-sudut yang terlihat pada tayangan dan menjadi yakin bahwa di tempat Iwan sedang malam," paparnya.
Nah, Abah juga memiliki beberapa pertanyaan terkait video tersebut. Pertama, Abah menilai kualitas komunikasinya internet yang dilakukan Nazar lumayan bagus. Hal ini hanya bisa terjadi dengan komunikasi data dengan bandwidth lebar.
"Apakah misal dia benar di Argentina. Apakah kecepatan koneksi di negara tersebut sudah sedemikian bagus? Kita Skype dengan Amerika dan Eropa yang sudah maju saja kadang mendapat gambar yang tersendat-sendat parah," tanyanya.
Abah juga melihat kejanggalan sprei atau kain di belakang ruang kerja Iwan Piliang."Kenapa itu dilakukan? Sangat mungkin Iwan ingin menyembunyikan lokasi atau hal lain yang berkaitan dengan tempat dia melakukan conference call," lanjutnya.
Lalu mengapa Nazaruddin mengenakan topi? Menurut Abah, bisa saja untuk menimbulkan opini bahwa tersangka kasus suap Kemenpora tersebut sedang berada di daerah yang khasnya adalah dengan topi tersebut."Tapi bukankah topi atau lukisan itu semua bisa dibeli di mana pun bahkan di Indonesia," tambahnya lagi.
"Dan menurut pendapat saya alasan dia mengenakan topi adalah untuk menutupi rambutnya telah ditipiskan (atau malah cukur botak) agar bisa lebih mudah tersamar, selayaknya trik orang yang dalam pelarian, dan penipisan rambut tsb dia tidak ingin diketahui pemirsa videonya," paparnya.
Lalu cahaya terang dibelakang Nazaruddin. Semua akan menganggap bahwa itu adalah cahaya matahari. Tapi kalau diperhatikan benar-benar, Abah menemukan beberapa kejanggalan:
"Jelas terlihat bahwa bias cahaya begitu lebar, itu menandakan sumber cahaya begitu dekat dengan lubang jendela," ceritanya.
"Daya sinar cahaya kelihatan sangat pendek. Lalu silakan anda cek sendiri sinar matahari yang masuk ke rumah atau kantor anda. Perhatikan biasnya di jendela anda sinarnya akan konsisten tajam bermeter-meter sampai mentok dinding atau lantai bukan? Ketajaman cahayanya tidak hanya terang di jendela tapi lalu berkurang dalam sekitar 30 cm bukan? Logika tersebut memberikan saya kesimpulan bahwa sinar terang tersebut hanya dari lampu yang memang hanya mempunyai daya pijar tetapi tidak mempunyai daya tembus cahaya. Di dunia Telematika kami istilahkan dengan ANSI Lumens dengan satuan Lux, matahari kekuatannya 115 Lux / watt. Sebagai contoh cahaya matahari itu berkali2 lipat lampu jenis tungsten maupun fluorescent," urainya.
"Kalau yang terang itu bukan cahaya mentari lalu kenapa ada cahaya tersebut? Mungkin saja tidak sengaja dinyalakan (bisa jadi itu lampu kamar WC yang memang biasanya terang) atau Nazaruddin ingin memberi kesan bahwa memang dia berada ditempat dengan waktu yang berbeda dengan Indonesia, cara paling mudah adalah dengan kesan matahari tersebut," jelas Abah.
Pakar telematika dari UIN Abimanyu 'Abah' Wachjoewidaja melakukan analisis terhadap video wawancara tersebut. Hasilnya, ada enam kejanggalan yang ditemukan. Terutama tentang kepastian lokasi Nazaruddin.
"Dengan hanya melihat tayangan Video Chat tersebut ada beberapa hal yang bisa kita duga, misal pembuktian bahwa dia benar-benar masih hidup saat ini, terbukti bisa melakukan conf-call secara live," kata Abah lewat surat elektronik Sabtu (23/7/2011).
Abah juga menduga, Nazaruddin berada di tempat yang tidak dekat Indonesia misal dibuktikan dengan topi yang berkesan topi di Amerika Latin. Lalu, Nazaruddin berada pada negara yang mempunyai satuan waktu yang jauh berbeda. Di rumah Iwan terlihat gelap, sedang di tempat Nazaruddin terang.
"Dan ini sengaja dikondisikan secara jeli, tau kenapa? Perhatikan video awal, kameraman ditempat Iwan sengaja memutar kamera ke sekeliling meja dan melewati jendela. Pelaku sangat amat tahu bahwa praktisi digital forensic pasti akan memperhatikan semua sudut-sudut yang terlihat pada tayangan dan menjadi yakin bahwa di tempat Iwan sedang malam," paparnya.
Nah, Abah juga memiliki beberapa pertanyaan terkait video tersebut. Pertama, Abah menilai kualitas komunikasinya internet yang dilakukan Nazar lumayan bagus. Hal ini hanya bisa terjadi dengan komunikasi data dengan bandwidth lebar.
"Apakah misal dia benar di Argentina. Apakah kecepatan koneksi di negara tersebut sudah sedemikian bagus? Kita Skype dengan Amerika dan Eropa yang sudah maju saja kadang mendapat gambar yang tersendat-sendat parah," tanyanya.
Abah juga melihat kejanggalan sprei atau kain di belakang ruang kerja Iwan Piliang."Kenapa itu dilakukan? Sangat mungkin Iwan ingin menyembunyikan lokasi atau hal lain yang berkaitan dengan tempat dia melakukan conference call," lanjutnya.
Lalu mengapa Nazaruddin mengenakan topi? Menurut Abah, bisa saja untuk menimbulkan opini bahwa tersangka kasus suap Kemenpora tersebut sedang berada di daerah yang khasnya adalah dengan topi tersebut."Tapi bukankah topi atau lukisan itu semua bisa dibeli di mana pun bahkan di Indonesia," tambahnya lagi.
"Dan menurut pendapat saya alasan dia mengenakan topi adalah untuk menutupi rambutnya telah ditipiskan (atau malah cukur botak) agar bisa lebih mudah tersamar, selayaknya trik orang yang dalam pelarian, dan penipisan rambut tsb dia tidak ingin diketahui pemirsa videonya," paparnya.
Lalu cahaya terang dibelakang Nazaruddin. Semua akan menganggap bahwa itu adalah cahaya matahari. Tapi kalau diperhatikan benar-benar, Abah menemukan beberapa kejanggalan:
"Jelas terlihat bahwa bias cahaya begitu lebar, itu menandakan sumber cahaya begitu dekat dengan lubang jendela," ceritanya.
"Daya sinar cahaya kelihatan sangat pendek. Lalu silakan anda cek sendiri sinar matahari yang masuk ke rumah atau kantor anda. Perhatikan biasnya di jendela anda sinarnya akan konsisten tajam bermeter-meter sampai mentok dinding atau lantai bukan? Ketajaman cahayanya tidak hanya terang di jendela tapi lalu berkurang dalam sekitar 30 cm bukan? Logika tersebut memberikan saya kesimpulan bahwa sinar terang tersebut hanya dari lampu yang memang hanya mempunyai daya pijar tetapi tidak mempunyai daya tembus cahaya. Di dunia Telematika kami istilahkan dengan ANSI Lumens dengan satuan Lux, matahari kekuatannya 115 Lux / watt. Sebagai contoh cahaya matahari itu berkali2 lipat lampu jenis tungsten maupun fluorescent," urainya.
"Kalau yang terang itu bukan cahaya mentari lalu kenapa ada cahaya tersebut? Mungkin saja tidak sengaja dinyalakan (bisa jadi itu lampu kamar WC yang memang biasanya terang) atau Nazaruddin ingin memberi kesan bahwa memang dia berada ditempat dengan waktu yang berbeda dengan Indonesia, cara paling mudah adalah dengan kesan matahari tersebut," jelas Abah.
Label:
news.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tulisan Populer
- Cinta Maia Estianty Terganjal Ahmad Dhani?
- Info Menarik – Kontroversi Mas Kawin Menggunakan Seperangkat Alat
- 331 Siswa Tak Lulus UN SMA/MA/SMK
- Daftar Lengkap Transfer Tiga Raksasa Spanyol Musim Ini
- Empat Fakta Seputar Kafein
- Motor MotoGP Terbaik Pilihan Rossi
- Fergie Balas Kritikan Keane
- Sejarah Surkuit Sentul
- Rossi Beberkan Kelemahan Motor Ducati
- Es Cendol Asli Indonesia Masuk Kategori Minuman Terbaik Di Dunia
Blog Archive
-
▼
2011
(338)
-
▼
Juli
(27)
- Club 27, Misteri Rocker Top
- Amy Winehouse Panjangkan Daftar Club 27
- Amy Winehouse Meninggal Gara-gara Ekstasi?
- Brad Pitt & Angelina Jolie Jauhkan Anak dari Internet
- Lomba Blogger Kemanusiaan
- Lorenzo Tunggu Stoner di Brno
- MotoGP Jepang Tetap Digelar Sesuai Jadwal
- Ducati Dua Kelas di Bawah Stoner & Lorenzo
- Lorenzo Mengaku Beruntung Finis di Posisi Dua
- MotoGP AS Sengit, Stoner Kalahkan Lorenzo
- Sir Alex: Aktivitas Belanja MU Selesai
- Jelang MotoGP AS Lorenzo Sempat Khawatirkan yang T...
- Jelang MotoGP AS Rossi Pastikan Pakai Desmosedici ...
- Tips Mencari Ide Posting: Beberapa Contoh Kasus
- 10 Fakta Aneh Dunia
- Free Practice II MotoGP AS Gantian Lorenzo Jadi ya...
- Honda akan Depak Dovizioso?
- Kejanggalan Video Wawancara Nazaruddin dan Iwan Pi...
- Ditemukan, Solusi untuk Mengatasi Insomnia
- Ponsel Tak Sebabkan Tumor Otak?
- Wuih! Densus 99 Kebal Ledakan Petasan
- Salip Stoner di Tikungan Terakhir, Lorenzo Dipuji
- Kalahkan Lorenzo & Stoner, Pedrosa Juara
- Tato di Tangan Selamatkan Widy Vierra
- Lorenzo Prediksikan Balapan Ekstra Sengit
- Rossi Bersiap Tinggalkan GP11.1
- Stoner: Yamaha Menang Berkat Rasa Pede Pembalap, B...
-
▼
Juli
(27)
Jumlah Pengunjung
Label
- artist (8)
- bercinta (1)
- berita artist mancanegara (14)
- berita bola (35)
- berita mancanegara (2)
- Fakta (1)
- film (2)
- infotainment (4)
- kesehatan (6)
- MOTO GP (46)
- Music (2)
- news. (9)
- perawatan tubuh (2)
- Teknologi (16)
- tips (2)

0 komentar:
Posting Komentar