Selasa, 26 Juli 2011
Ducati Dua Kelas di Bawah Stoner & Lorenzo
12.13 | Diposting oleh
Mraz |
Edit Entri
Valentino Rossi cuma finis keenam di MotoGP AS. Rossi mengakui kalau kemampuan Ducatinya dua kelas di bawah pembalap papan atas seperti Casey Stoner dan Jorge Lorenzo.
Dalam balapan yang dilangsungkan di Sirkuit Laguna Seca, Senin (25/7/2011) dinihari WIB, Rossi finis keenam, sekitar 30 detik di belakang Stoner yang keluar sebagai pemenang.
"Kami memulai lomba dari posisi yang lebih baik ketimbang beberapa balapan lalu. Saya start dengan baik dan mencoba menempel para pembalap terdepan," tutur Rossi dalam rilis resmi Ducati.
"Saya mencatat waktu di pertengahan 22 (detik), tapi kemudian tertinggal ketika melewati gundukan di tikungan 5 dan nyaris terjatuh," tambah pembalap Italia itu.
Setelah mulai tercecer dari para pembalap terdepan, Rossi malah harus berjibaku melawan rekan setimnya, Nicky Hayden, untuk berebut posisi enam.
"Kami jelas tidak mau bertarung cuma buat posisi enam, tapi kami mendapat dan kami harus mencoba melakukan yang terbaik dengan apa yang kami punya," kilah Rossi.
Rossi secara tersirat mengatakan kalau kemampuan Ducati yang ia tunggangi dua kelas di belakang Stoner, Lorenzo atau Dani Pedrosa. Yang realistis, Ducati harus memikirkan cara memangkas jarak dengan lawan yang sekelas di atasnya seperti Ben Spies atau Andrea Dovizioso.
"Dalam jangka pendek, kami harus menghilangkan jarak 0,1 detik agar kami bisa menyaingi kelompok seperti Spies, Marco Simoncelli atau Dovizioso. Setelah itu baru kita pikirkan yang lain," tegas Rossi.
Dalam balapan yang dilangsungkan di Sirkuit Laguna Seca, Senin (25/7/2011) dinihari WIB, Rossi finis keenam, sekitar 30 detik di belakang Stoner yang keluar sebagai pemenang.
"Kami memulai lomba dari posisi yang lebih baik ketimbang beberapa balapan lalu. Saya start dengan baik dan mencoba menempel para pembalap terdepan," tutur Rossi dalam rilis resmi Ducati.
"Saya mencatat waktu di pertengahan 22 (detik), tapi kemudian tertinggal ketika melewati gundukan di tikungan 5 dan nyaris terjatuh," tambah pembalap Italia itu.
Setelah mulai tercecer dari para pembalap terdepan, Rossi malah harus berjibaku melawan rekan setimnya, Nicky Hayden, untuk berebut posisi enam.
"Kami jelas tidak mau bertarung cuma buat posisi enam, tapi kami mendapat dan kami harus mencoba melakukan yang terbaik dengan apa yang kami punya," kilah Rossi.
Rossi secara tersirat mengatakan kalau kemampuan Ducati yang ia tunggangi dua kelas di belakang Stoner, Lorenzo atau Dani Pedrosa. Yang realistis, Ducati harus memikirkan cara memangkas jarak dengan lawan yang sekelas di atasnya seperti Ben Spies atau Andrea Dovizioso.
"Dalam jangka pendek, kami harus menghilangkan jarak 0,1 detik agar kami bisa menyaingi kelompok seperti Spies, Marco Simoncelli atau Dovizioso. Setelah itu baru kita pikirkan yang lain," tegas Rossi.
Label:
MOTO GP
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tulisan Populer
- Cinta Maia Estianty Terganjal Ahmad Dhani?
- Info Menarik – Kontroversi Mas Kawin Menggunakan Seperangkat Alat
- 331 Siswa Tak Lulus UN SMA/MA/SMK
- Daftar Lengkap Transfer Tiga Raksasa Spanyol Musim Ini
- Empat Fakta Seputar Kafein
- Motor MotoGP Terbaik Pilihan Rossi
- Fergie Balas Kritikan Keane
- Sejarah Surkuit Sentul
- Rossi Beberkan Kelemahan Motor Ducati
- Es Cendol Asli Indonesia Masuk Kategori Minuman Terbaik Di Dunia
Blog Archive
-
▼
2011
(338)
-
▼
Juli
(27)
- Club 27, Misteri Rocker Top
- Amy Winehouse Panjangkan Daftar Club 27
- Amy Winehouse Meninggal Gara-gara Ekstasi?
- Brad Pitt & Angelina Jolie Jauhkan Anak dari Internet
- Lomba Blogger Kemanusiaan
- Lorenzo Tunggu Stoner di Brno
- MotoGP Jepang Tetap Digelar Sesuai Jadwal
- Ducati Dua Kelas di Bawah Stoner & Lorenzo
- Lorenzo Mengaku Beruntung Finis di Posisi Dua
- MotoGP AS Sengit, Stoner Kalahkan Lorenzo
- Sir Alex: Aktivitas Belanja MU Selesai
- Jelang MotoGP AS Lorenzo Sempat Khawatirkan yang T...
- Jelang MotoGP AS Rossi Pastikan Pakai Desmosedici ...
- Tips Mencari Ide Posting: Beberapa Contoh Kasus
- 10 Fakta Aneh Dunia
- Free Practice II MotoGP AS Gantian Lorenzo Jadi ya...
- Honda akan Depak Dovizioso?
- Kejanggalan Video Wawancara Nazaruddin dan Iwan Pi...
- Ditemukan, Solusi untuk Mengatasi Insomnia
- Ponsel Tak Sebabkan Tumor Otak?
- Wuih! Densus 99 Kebal Ledakan Petasan
- Salip Stoner di Tikungan Terakhir, Lorenzo Dipuji
- Kalahkan Lorenzo & Stoner, Pedrosa Juara
- Tato di Tangan Selamatkan Widy Vierra
- Lorenzo Prediksikan Balapan Ekstra Sengit
- Rossi Bersiap Tinggalkan GP11.1
- Stoner: Yamaha Menang Berkat Rasa Pede Pembalap, B...
-
▼
Juli
(27)
Jumlah Pengunjung
Label
- artist (8)
- bercinta (1)
- berita artist mancanegara (14)
- berita bola (35)
- berita mancanegara (2)
- Fakta (1)
- film (2)
- infotainment (4)
- kesehatan (6)
- MOTO GP (46)
- Music (2)
- news. (9)
- perawatan tubuh (2)
- Teknologi (16)
- tips (2)

0 komentar:
Posting Komentar