Selasa, 24 Januari 2012

postheadericon Pelabuhan Makassar Rusak Parah Diterjang Puting Beliung

Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar, Sulawesi Selatan diterjang angin puting beliung, Senin. Akibatnya, sejumlah fasilitas di terminal penumpang rusak berantakan. Sebagian atap sisi selatan gedung berlantai dua ini juga terbongkar, termasuk tangga kapal.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi secara tiba-tiba ini. Namun, seorang buruh pelabuhan Ibrahim (70) terluka akibat tertimpa dinding kaca. Pria renta itu mengalami luka di tangan kanan akibat pecahan kaca, termasuk merasakan nyeri pada tengkuk.

Ibrahim mengatakan, saat kejadian dia sedang tidur di lantai dua. Saat terbangun, balok dan dinding kaca sudah menindih tubuhnya. Dia pun bergegas menyelamatkan diri berusaha keluar dari bongkahan kaca dan berlari ke lantai satu. "Saya kaget, begitu terbangun saya ditindih kaca dan balok," kata Ibrahim, Senin (23/1/2012).

Saksi mata lainnya Yohanis (25) mengaku panik saat melihat dinding kaca pecah berantakan diiringi suara gemuruh. Dia mengatakan, peristiwa ini berlangsung sangat cepat, hanya dalam hitungan detik. Saat kejadian pagi itu, hujan gerimis.

"Tiba-tiba ada suara gemuruh dari sebelah utara. Saya melihat sampah beterbangan dan kaca pecah berantakan. Saya kemudian lari ke lantai satu karena takut gedung akan roboh. Kejadiannya mungkin hanya sekitar 10 detik," kata Yohanis.

Sebelum lari menyematkan diri, ia sempat membangunkan beberapa orang di sekitarnya. Saat itu, ada sekitar 20 orang yang tidur di lantai dua gedung terminal, termasuk Ibrahim yang sudah tertimpa kaca. "Kami semua panik. Ada dua anak kecil dan orang tuanya juga lari menyematkan diri. Saya lihat ada atap seng yang terbang," kata Yohanis, calon penumpang tujuan Jayapura, Papua ini.

Petugas toilet pelabuhan, Sulaiman menuturkan, saat itu dirinya baru saja terbangun, tiba-tiba melihat kaca sudah terhambur. Dia kemudian menghubungi petugas lainnya.

Dalam kejadian ini, sedikitnya lima ruangan yang rusak, termasuk yang tidak berpenghuni. Ruangan yang pertama kali dihantam angin adalah kantor perwakilan PT Dharma Lautan Nusantara yang terletak disisi paling utara di lantai dua. Pintu dan sebuah meja tamu di kantor ini pun pecah.

Selain itu, dinding kantor Badan Karantina Ikan, Pengedalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Makassar, Kementerian Kelautan dan Perikanan, wilayah kerja Pelabuhan Makassar juga rubuh sekitar 10 meter. Di samping kantor inilah Ibrahim tidur dan tertimpa dinding kaca.

"Selain dinding yang roboh, ada juga satu meja kerja yang rusak. Untung tidak ada barang elektronik yang rusak. Saya baru tahu ada angin kencang setelah diinformasikan oleh petugas pelabuhan. Saat kejadian,pegawai belum masuk berkantor," kata penanggungjawab wilayah kerja Balai Karantina Ikan Pelabuhan Makassar, Sukardin.

Saat kejadian, tidak ada kapal yang sedang sandar di pelabuhan ini. Pantauan di lokasi kejadian, sejumlah petugas membersihkan beling bekas dinding yang rusak. Aktifitas di pelabuhan ini juga berjalan seperti biasa, termasuk yang kantor yang tertimpa puting beliung. Puting beliung hanya menghantam ruangan di lantai dua, sementara di lantai satu tidak ada kerusakan.

Sebelumnya Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar telah mengingatkan, ancaman angin kencang yang berpotensi melanda pesisir barat pulau Sulawesi. Kasubid Pelayanan Jasa BMKG Makassar Sujarwo mengungkapkan, sepanjang Januari ini angin kencang berpotensi melanda seluruh wilayah pesisir Pulau Sulawesi terutama di bagian barat, termasuk di pesisir Makassar.
Sent from BlackBerry® on 3

0 komentar:

Blog Archive

Jumlah Pengunjung