Minggu, 01 Mei 2011
Praktek Kekerasan Terhadap Pekerja Makin Meluas
05.58 | Diposting oleh
Mraz |
Edit Entri
Kesejahteraan, keadilan, serta perlindungan terhadap kaum pekerja di Indonesia masih menjadi utopia. Sebaliknya, belakangan praktek kekerasan terhadap mereka terus meluas.
"Pada peringatan Hari Buruh tahun ini kami ingin mengingatkan Pemerintah Indonesia bahwa keadilan, kebebasan dan kesejahteraan serta perlindungan kaum pekerja Indonesia masih menjadi utopia," ujar Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (Kontras), Haris Azhar, Sabtu (30/4/2011).
Menurut Haris, praktek kekerasan itu menimpa aktivis serikat pekerja, pekerja media dan pekerja kemanusiaan di berbagai daerah. Represi administratif juga terjadi dalam bentuk pembubaran serikat pekerja serta pemecatan kepada pekerja jurnalis di berbagai perusahaan media.
Kekerasan yang lebih nyata, imbuh dia, tergambar dari tindakan kejam yang diterima para TKW di negara seperti Arab Saudi dan Malaysia. Tindakan ini adalah bukti bahwa perempuan Indonesia hanya menjadi obyek kekerasan dan perlindungan hukum yang diberikan oleh pemerintah Indonesia tidak optimal.
"Sudah saatnya dan sepatutnya Pemerintah Indonesia membuat jaminan perlindungan, keadilan dan kebebasan berekspresi bagi para pekerja, termasuk pekerja perempuan di luar negeri," katanya.
Salah satu cara untuk menjamin perlindungan para buruh, usul Haris, yaitu dengan memastikan Rencana Aksi Nasional Hak Asasi Manusia (RAN HAM) 2011-2015. Selain itu memasukkan rencana rencana kerja pemerintah untuk meratifikasi Konvensi Buruh Migran.
"Juga memastikan secara hukum perlindungan hak dan keadilan para pekerja dari ancaman represi pihak ketiga (seperti perusahaan). Dan meminta setiap kepala daerah memerhatikan jaminan kesejahteraan kaum buruh di setiap daerahnya," ucap Haris.
"Pada peringatan Hari Buruh tahun ini kami ingin mengingatkan Pemerintah Indonesia bahwa keadilan, kebebasan dan kesejahteraan serta perlindungan kaum pekerja Indonesia masih menjadi utopia," ujar Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (Kontras), Haris Azhar, Sabtu (30/4/2011).
Menurut Haris, praktek kekerasan itu menimpa aktivis serikat pekerja, pekerja media dan pekerja kemanusiaan di berbagai daerah. Represi administratif juga terjadi dalam bentuk pembubaran serikat pekerja serta pemecatan kepada pekerja jurnalis di berbagai perusahaan media.
Kekerasan yang lebih nyata, imbuh dia, tergambar dari tindakan kejam yang diterima para TKW di negara seperti Arab Saudi dan Malaysia. Tindakan ini adalah bukti bahwa perempuan Indonesia hanya menjadi obyek kekerasan dan perlindungan hukum yang diberikan oleh pemerintah Indonesia tidak optimal.
"Sudah saatnya dan sepatutnya Pemerintah Indonesia membuat jaminan perlindungan, keadilan dan kebebasan berekspresi bagi para pekerja, termasuk pekerja perempuan di luar negeri," katanya.
Salah satu cara untuk menjamin perlindungan para buruh, usul Haris, yaitu dengan memastikan Rencana Aksi Nasional Hak Asasi Manusia (RAN HAM) 2011-2015. Selain itu memasukkan rencana rencana kerja pemerintah untuk meratifikasi Konvensi Buruh Migran.
"Juga memastikan secara hukum perlindungan hak dan keadilan para pekerja dari ancaman represi pihak ketiga (seperti perusahaan). Dan meminta setiap kepala daerah memerhatikan jaminan kesejahteraan kaum buruh di setiap daerahnya," ucap Haris.
Label:
news.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tulisan Populer
- Cinta Maia Estianty Terganjal Ahmad Dhani?
- Info Menarik – Kontroversi Mas Kawin Menggunakan Seperangkat Alat
- 331 Siswa Tak Lulus UN SMA/MA/SMK
- Daftar Lengkap Transfer Tiga Raksasa Spanyol Musim Ini
- Empat Fakta Seputar Kafein
- Motor MotoGP Terbaik Pilihan Rossi
- Fergie Balas Kritikan Keane
- Sejarah Surkuit Sentul
- Rossi Beberkan Kelemahan Motor Ducati
- Es Cendol Asli Indonesia Masuk Kategori Minuman Terbaik Di Dunia
Blog Archive
-
▼
2011
(338)
-
▼
Mei
(17)
- SPESIAL Road To Wembley 2011: Lima Pemain Kunci Ma...
- Nasional Jawa Timur 130 Siswa SMA Makassar Tak Lu...
- Rossi Masih Bisa Lawan Yamaha, Tidak dengan Honda
- Pesta Merah-Biru Kota Manchester
- Bentrok Polisi VS Warga Maros Dipicu Penertiban Al...
- Man United fokus hadapi Barcelona
- TNI & Polri Gelar Apel Kesiapan Pengamanan KTT ASE...
- HMI Siap Kerjasama dengan Kemenag Atasi NII KW9
- Praktek Kekerasan Terhadap Pekerja Makin Meluas
- Amankan Demo Buruh, Polda Metro Kerahkan 7.000 Per...
- 8 Momen Terbaik Prosesi Pernikahan William & Kate
- 10 Fakta Tentang Kate Middleton
- Gara-gara Menghina di Twitter, Bondan Prakoso Dipo...
- William & Kate Lebih Santai di Acara Resepsi
- Giliran Madrid Laporkan Barca ke UEFA
- Jose Mourinho & Cerita Pahitnya dengan Barcelona
- Lorenzo & Simoncelli Ribut Soal Etika Balapan
-
▼
Mei
(17)
Jumlah Pengunjung
Label
- artist (8)
- bercinta (1)
- berita artist mancanegara (14)
- berita bola (35)
- berita mancanegara (2)
- Fakta (1)
- film (2)
- infotainment (4)
- kesehatan (6)
- MOTO GP (46)
- Music (2)
- news. (9)
- perawatan tubuh (2)
- Teknologi (16)
- tips (2)

0 komentar:
Posting Komentar