Senin, 30 Juli 2012

postheadericon Rossi Segera Putuskan Masa Depan



Monterey - Pertanyaan soal akan membela tim mana Valentino Rossi pada musim depan mungkin akan segera terjawab. The Doctor sudah memberi sinyal akan membuat keputusan dalam waktu dekat.

Kontrak Rossi di Ducati akan habis pada akhir musim 2012 ini. Sejauh ini, dia belum menunjukkan tanda-tanda akan menandatangani kontrak baru. 

Namun, karena performa yang sangat jauh dari memuaskan selama membela Ducati--cuma dua podium dalam 28 seri sejauh ini--, Rossi dispekulasikan akan hengkang pada tahun depan. Kembali ke Yamaha atau bergabung dengan tim satelit adalah opsi yang mungkin dipilih oleh pebalap berusia 33 tahun ini.

Setelah gelaran MotoGP Amerika Serikat, akan ada jeda sekitar tiga pekan sebelum seri selanjutnya. Waktu inilah yang akan dipakai oleh Rossi untuk memikirkan masa depannya dan membuat keputusan.

"Saya akan memutuskan dalam pekan-pekan mendatang, mungkin sebelum Indy (MotoGP Indianapolis)," sahut Rossi di Autosport.

"Saya tak bisa terlalu banyak berpikir selama ada balapan pada akhir pekan karena pikiran saya tidak bebas. Namun, saya pikir dalam beberapa hari ke depan dan beberapa pekan ke depan saya akan mengambil keputusan," ujarnya.

Baca Selengkapnya

postheadericon Mulai Kehilangan Motivasi, Rossi?



Monterey - Valentino Rossi lagi-lagi gagal menuai hasil memuaskan di musim ini. Setelah paruh pertama yang begitu mengecewakan, pebalap Ducati ini mengisyaratkan mulai tak termotivasi lagi dalam balapan.

Rossi gagal menyentuh garis finis pada balapan MotoGP Amerika Serikat di Sirkuit Laguna Seca, Senin (30/7/2012) dinihari WIB. Dia terjatuh saat lomba tinggal menyisakan dua lap lagi.

Hasil ini membuat Rossi masih tertahan di urutan kedelapan klasemen pebalap dengan raihan 82 poin. The Doctor tertinggal 123 poin dari Jorge Lorenzo yang ada di puncak.

"Ini adalah akhir pekan yang sangat sulit, dan ditutup dengan cara terburuk lewat kecelakaan yang tak saya duga," ucap Rossi seperti dikutip Autosport.

"Saya kehilangan kendali ban depan sesaat setelah menyentuh rem dan bagi saya itu adalah kejutan besar karena saya sedang melaju cukup lambat. Namun, sepanjang akhir pekan ini, kami mengalami kesulitan untuk mengatur temperatur ban depan," jelasnya.

"Sayang sekali, terutama karena kami telah mengalami masalah ini dalam waktu yang lama dan kami tak bisa mengatasinya," kata Rossi.

Setelah sepuluh seri berlalu, Rossi cuma sekali naik podium, yakni di Le Mans. Itu pun dia dapat saat balapan berlangsung di atas trek basah. Saat lintasan kering, Ducati tampak tak punya kans untuk bersaing dengan pebalap-pebalap terdepan. Inilah yang membuat Rossi kesulitan menjaga motivasinya.

"Paruh pertama musim yang sangat sulit. Mungkin lebih buruk daripada tahun lalu, atau kurang lebih sama," ujarnya.

"Sangat sulit untuk menjaga konsentrasi dan energi yang cukup, baik fisik maupun mental, untuk tetap berkonsentrasi saat Anda paham bahwa Anda cuma bisa memperjuangkan posisi yang tak terlalu penting," tutur rider asli Italia ini.

"Namun, paling tidak kami masih punya delapan seri lagi. Tahun lalu kami mendapatkan paruh kedua musim yang sangat buruk. Jadi, kami harus menjaga konsentrasi dan mencoba sekuat tenaga setiap akhir pekan," pungkasnya.

Baca Selengkapnya

postheadericon Lorenzo: Ini Memang Harinya Stoner



California - Jorge Lorenzo secara sportif mengakui keunggulan Casey Stoner di Laguna Seca, setelah ia hanya bisa finis kedua di belakang rivalnya tersebut.

Posisi start terdepan ditempati Lorenzo di MotoGP Amerika Serikat, Senin (30/7/2012) dinihari WIB. Ia pun mengawali balapan dengan baik sehingga bisa mempertahankan posisi tersebut selepas start.

Akan tetapi, itu belum cukup untuk membuat Lorenzo memastikan kemenangan. Rider Yamaha itu harus rela mengakhiri balapan di posisi dua di belakang Stoner, yang sebelumnya memang terus menguntit Lorenzo.

"Aku tahu Casey tangguh, dan semakin cepat di setiap lap," aku Lorenzo diAutosport.

Lorenzo menilai bahwa hasil dalam balapan tersebut tidak lepas dari strategi Stoner yang menggunakan ban belakang lebih lunak, berbeda dari dirinya sendiri dan para pebalap di posisi depan lainnya. "Tampaknya ban yang lebih lunak memang lebih baik dan konsisten."

Akan tetapi, Lorenzo juga menilai bahwa selain faktor strategi tersebut, Stoner memang tampil luar biasa di Laguna Seca sehingga mampu mengalahkannya.

"Apapun, hari ini Casey adalah yang terbaik. Ia adalah yang tercepat dan paling konsisten. Ini bukanlah hariku, ini adalah harinya Casey," puji Lorenzo.

Baca Selengkapnya

postheadericon MotoGP AS Ungguli Lorenzo, Stoner Juara di Laguna Seca




Monterey - Casey Stoner berhasil keluar sebagai juara MotoGP AS yang digelar Senin (30/7/2012) dinihari WIB. Ia jadi yang tercepat usai mengungguli pebalap Yamaha, Jorge Lorenzo.

Pada balapan di Sirkuit Laguna Seca, Lorenzo yang memulai lomba dari posisi terdepan melakukan start dengan bagus. Ia terus dibuntuti oleh Stoner dan Dani Pedrosa.

Lorenzo dan Stoner terus terlibat duel untuk posisi terdepan. Setelah memimpin balapan hingga lap ke-21, Lorenzo akhirnya disalip oleh Stoner saat memasuki lap ke-22.

Hingga balapan berakhir, Stoner mampu tetap mampu mempertahankan posisinya dan meraih podium teratas. Sementara Lorenzo harus puas dengan finis di urutan kedua.

Kemenangan ini menjadi kemenangan kedua beruntun bagi Stoner di Laguna Seca. Di musim balap 2011 lalu, pebalap Honda ini juga meraih podium pertama.

Pedrosa mengakhiri balapan di urutan ketiga. Sementara posisi keempat dan kelima menjadi milik dua pebalap Monster Yamaha Tech 3, Andrea Dovizioso dan Carl Crutchlow.

Nasib sial dialami oleh Ben Spies yang terjatuh di lap ke-23. Sedangkan pebalap tuan rumah lainnya, Nicky Hayden, mengakhiri balapan di posisi keenam.

Hasil MotoGP AS:
1. Casey Stoner AUS Repsol Honda (RC213V) 43m 45.961s
2. Jorge Lorenzo ESP Yamaha Factory Racing (YZR-M1) 43m 49.390s
3. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda (RC213V) 43m 53.594s
4. Andrea Dovizioso ITA Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 44m 4.563s
5. Cal Crutchlow GBR Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 44m 4.740s
6. Nicky Hayden USA Ducati Team (GP12) 44m 12.863s
7. Stefan Bradl GER LCR Honda MotoGP (RC213V) 44m 14.354s
8. Alvaro Bautista ESP San Carlo Honda Gresini (RC213V) 44m 36.207s
9. Aleix Espargaro ESP Power Electronics Aspar (ART CRT) 45m 4.954s
10. Karel Abraham CZE Cardion AB Motoracing (GP12) 45m 8.037s
11. Randy De Puniet FRA Power Electronics Aspar (ART CRT) +1 lap
12. Yonny Hernandez COL Avintia Blusens (FTR-Kawasaki CRT) +1 lap
13. Colin Edwards USA NGM Forward Racing (Suter-BMW CRT) +1 lap
14. Ivan Silva ESP Avintia Blusens (FTR-Kawasaki CRT) +1 lap

Valentino Rossi ITA Ducati Team (GP12) DNF
Ben Spies USA Yamaha Factory Racing (YZR-M1) DNF
James Ellison GBR Paul Bird Motorsport (ART CRT) DNF
Danilo Petrucci ITA Came IodaRacing (Ioda-Aprilia CRT) DNF
Mattia Pasini ITA Speed Master (ART CRT) DNF
Toni Elias ESP Pramac Racing (GP12) DNF
Michele Pirro ITA San Carlo Honda Gresini (FTR-Honda CRT) DNF

Baca Selengkapnya
Minggu, 29 Juli 2012

postheadericon Wow! Bintang 'The Raid' Gabung di 'Fast and Furious 6'

Satu lagi bintang yang siap bersinar di dunia internasional. Pemeran Jaka dalam film 'The Raid' Joe Taslim dipastikan akan turut ambil bagian dalam film 'Fast and Furious 6'.

"Thank You teman-teman semua. Yeah, I am in London now, and I am here for Fast and Furious 6," ujar Joe lewat akun Twitter pribadinya @Joe_Taslim, Sabtu (28/7/2012).

Pria kelahiran Palembang, 23 Juni 1981 itu akan berperan sebagai pembunuh berdarah dingin bernama Jah. Ia akan menggunakan kemampuan bela diri dan parkour-nya untuk melawan Paul Walker dan Vin Diesel.

Dilansir Variety, selain Paul Walker dan Vin Diesel, Dwayne Johnson, Jordana Brewster, Tyrese Gibson dan Michelle Rodriguez juga akan kembali dalam film itu. Fast Furious 5 'Fast Five' sebelumnya rilis pada 2011 lalu.

Joe adalah atlet Judo Indonesia. Joe kemudian ditemukan oleh sutradara Gareth Evans yang kemudian mengajaknya ambil bagian dalam 'The Raid'.
Sent from BlackBerry® on 3

Baca Selengkapnya

Jumlah Pengunjung